Wednesday, September 8, 2010

Bring me live in YOUR WAY

Leave a Comment
Ketika ribuan tanya tak terangkai oleh otakku, saat itulah fikirku mulai menjadi ujung tombak yang siap menembus dadakuku, menjadi sebilah mata pedang yang siap mengoyak dagingku, menjadi anak panah yang meluncur dengan cepat tusuk jantungku dan menjadi sebilah belati yang menyayat lidahku. Aku berjalan seolah bagai sampah, sampah dengan belatung-belatung yang menggerogoti, dan disapa oleh sejuta tatapan mata kebencian yang menganggapku musuh, musuh yang harus dimusnahkan saat ini juga. Kenapa ribuan tanya ini tak jua terangkai dalam otakku??kenapa fikirku mendangkal dan balik menyerangku??kepada siapa aku harus berlari??kepada siapa aku harus sembunyi??sembunyi dari tiap jengkal tatapan yang membelengguku...
Finally, I realize weakness of my brain, my mind..it has brought my body and my soul..into a world with unknown direction..Finally, I realize YOU're the only one..to whom I ask for everything..to whom I ask for protection from danger....Oh GOD..please forgive me because of my sins..for that long I didn't care about YOUR ORDER and YOUR NAME..drwn and forgot YOU..Oh GOD..please forgive me because of my sins..give a chance to repent and live in YOUR way..to fulfil my obligation..before I die and return to YOU.....
Read More...

Thursday, August 26, 2010

Bukan Retorika

Leave a Comment
Hidup adalah sebuah perjalanan panjang mengarungi belantara heterogenitas karakter yang suatu saat akan kita pilih sebagai bagian dari perjalanan panjang kita. Kita seharusnya belajar, memahami, mengerti. menyelami, dan mengaplikasikan setiap hasil dari pembelajaran, pemahaman, pengertian dan penyelaman kita, sehingga dapat mencerminkan pribadi kita sebagai seorang musafir kehidupan. Baik-Buruk, Benar-Salah, hanyalah masalah sudut pandang yang terbentuk berdasarkan orientasi para kaum musafir lain yang mungkin saja tergabung dalam komunitas-komunitas mereka. Akan tetapi, semua penerimaan tentang Baik-Buruk ataupun Benar-Salah itu, tergantung bagaimana hasil dari pembelajaran, pemahaman, pengertian dan penyelaman kita terhadap kehidupan menerjemahkannya, karena kita sendiripun juga memiliki apa yang musafir lain miliki yaitu sudut pandang. Hasil pengolahan dari pembelajaran, pemahaman, pengertian dan penyelaman kita terhadap kehidupan, akan membentuk sudut pandang kita yang pada akhirnya akan kita aplikasikan pada setiap perbutan kita, sehingga, berangkat dari semua itu, karakter kitapun perlahahan-lahan akan terbentuk. Belajarlah, Pahamilah, Mengertilah, Selamilah dan Aplikasikanlah hasil dari semua itu sebagai karaktermu, sebagai sesuatu yang berguna, baik untuk dirimu ataupun semua yang ada di sekitarmu. JANGAN SIA-SIAKAN HIDUPMU DAN JANGAN SAMPAI KAMU MATI SIA-SIA SEBAGAI MUSAFIR KEHIDUPAN YANG TIDAK BERGUNA...!!!!!
Read More...